wahai bumi yang kupijak........
rentan sekali dirimu...
begitu tipis dan rapuh......dibandingkan isi perutmu
yang bergejolak... panas......
wahai bumiku....
andai manusia mempunyai mata sebesar dirimu....
akankah ia meliihat betapa dekatnya maut itu...
diatas dan dibawahmu.......
Namun ....banyak yang merasa kuat....
namun banyak yang merasa hebat......
berjalan dan berlari diatas perutmu..
dan tanpa sadar suatu saat ia kembali kedalam perutmu.....
Setiap hari engakau memanggil wahai bumiku...
berkali kali panggilan buat manusia
andai manusia mempunyai telinga sebesar dirimu..
mungkin ia ingin segera akhiri cobaan dunia ini...
wahai bumiku yang aku pijak.....
aku ingin alam ini selalu mengingatkanku..
dimana aku berpijak....
agar hadirku kelak di perutmu.
mendapat tempat yang lega...terang...dan nyaman...........
Semoga pemilik engkau
Allah.....Yang Maha Abadi...
selalu memberikan peringatan....
akan semua kekurangan ini.........
Kamis, 25 Maret 2010
Suara Hati

Suara hati tak pernah terdengar
Suara hati tak pernah menggema
Karena ia akan berbisik disela keraguan…..
Antara keinginan dan kebimbangan….dan itulah kenyataan..
Bisakah kita sedikit merasuk
Kedalam sela sela nurani ini dan akan tampak betapa kerdilnya diri
Saat semua suara menggema menghakimi dosa yang tak pernah Nampak
Dan kita akan terpuruk dalam kehinaan yang kita agungkan…
Akankah ini suatu pertanda
Bahwa manusia penuh kelemahan
Ketika ia melupakan suara yang amat dekat dengan dinding qalbunya
Namun selalu terlupakan dan terus dilupakan
Sampai suatu saat ia berada ditepi jurang kehancuran…..
Maka ia akan terpaksa mendengar suara yang terabaikan…
Semoga semuanya belum terlambat ….
Buat membenahi semua kekurangan ini…..
NerakaMu
Ketika aku tenggelam didalamnya ...siapakah penolongku?
Ketika aku Dilempar kedalamnya siapakah penolongku?

Jika engkau gambarkan..betapa pedih siksamu...
Tak sanggup kuhidup didunia ini...
untuk menikmati dunia ini
mungkin aku ingin segera akhiri cobaan ini
dan kembali pada Mu pemberi Hidup
Aku manusia yang penuh kehinaan
Namun jangan jadikan aku kerak NerakaMu
Beri aku ampunan atas dosa yang tak pernah kusadari
Dan aku ingin mencium bau syurgamu
Kau ceritakan Panasnya Apimu
Mendidih Otak otak manusia tatkala mengepul Asap itu
Dan Kau lemparkan manusia-manusia yang berdosa itu dalam mendidihnya Neraka
Engkau Tenggelamkan mereka dalam darah dan nanah
Ampuni aku Ya Rabbi....
Ampuni aku Ya Rahman...
Ampuni aku Ya Rahiimm........
Ketika aku Dilempar kedalamnya siapakah penolongku?
Jika engkau gambarkan..betapa pedih siksamu...
Tak sanggup kuhidup didunia ini...
untuk menikmati dunia ini
mungkin aku ingin segera akhiri cobaan ini
dan kembali pada Mu pemberi Hidup
Aku manusia yang penuh kehinaan
Namun jangan jadikan aku kerak NerakaMu
Beri aku ampunan atas dosa yang tak pernah kusadari
Dan aku ingin mencium bau syurgamu
Kau ceritakan Panasnya Apimu
Mendidih Otak otak manusia tatkala mengepul Asap itu
Dan Kau lemparkan manusia-manusia yang berdosa itu dalam mendidihnya Neraka
Engkau Tenggelamkan mereka dalam darah dan nanah
Ampuni aku Ya Rabbi....
Ampuni aku Ya Rahman...
Ampuni aku Ya Rahiimm........
Langganan:
Komentar (Atom)